Minggu, 18 Maret 2012

Sahabat

Hari ini aku terima sms dari salah satu teman sekolah dulu menanyakan kabar sahabat kami yang beberapa bulan lalu kami besuk, sahabat kami itu divonis kanker payudara, kanker ganas yang menyebabkan kematian ibuku 12 tahun yang lalu. Sakit kembali menusuk hatiku saat aku lihat sahabat yang dulu menjadi bintang di sekolahku terduduk di kursi roda, terbayang kembali wajah kuyu ibuku yang menahan rasa sakit setiap dia membersihkan luka borok payudaranya.

Dan kini penyakit itu melenyapkan keceriaan sahabatku.......dia yang begitu ceria, bintang sekolah, kebanggaan di kelas kami, anggota paskibra tingkat provinsi,  tubuhnya semampai bak model tapi  sekarang dia terduduk lemah di kursi roda, kakinya yang jenjang sudah tidak mampu menopang tubuhnya, mata yang dulu indah kini seperti mata panda, rambutnya yang dulu hitam bergelombang walau sekarang tertutup jilbab tapi kami tau rambut itu sudah mulai rontok akibat penyakitnya.

Ya Allah aku begitu bersyukur....alangkah beruntungnya diriku yang masih bisa memasak dan melayani suami dan anak2ku, ampuni hambamu ya Allah apabila dalam lelahku aku terkadang mengeluh, aku lupa bahwa begitu banyak perempuan lain yang ingin melakukan pekerjaan ini namun mereka tidak dikarunia kesehatan juga kesempatan untuk melakukannya........Ampuni aku Ya Rabb.....

Ya Allah berikan sahabatku takdir terbaiknya yang telah Kau tetapkan untuk dia jalani......dan berikan kepada keluarganya kesabaran untuk merawatnya dengan sebaik-baiknya......aminnn...aminnnn Ya Allah........

 Tidak ada yang abadi.......

Tidak ada komentar:

Posting Komentar